Pori-pori besar pada wajah bisa muncul rasa minder karena penampilan.
Bagaimanakah pori-pori besar dapat muncul pada wajah seseorang?
Siapa saja yang mengalami pori-pori besar?
Pada dasarnya setiap manusia pasti memiliki pori-pori. Yang membedakan adalah ukuran besar dan kecil pori-pori seseorang dengan yang lainnya. Seseorang dengan pori-pori besar cenderung memiliki kulit yang berminyak sedangkan seseorang dengan pori-pori kecil biasanya memiliki kulit normal sampai kering.
Pori-pori adalah tempat tumbuhnya folikel rambut. Pada tubuh pori-pori merupakan “jalan keluar” untuk keringat keluar dari tubuh. Namun, pada wajah, pori-pori memiliki fuungsi lain yaitu sebagai tempat keluarnya minyak alami tubuh sebagai salah satu cara tubuh untuk melembabkan kulit.
Pada kulit yang berminyak, pori-pori menjadi tampak lebih besar karena produksi minyak berlebih, terdapat tumpukan sel kulit mati yang menutupi pori-pori, dan bisa juga karena proses penuaan kulit.
Bagaimana pori-pori besar dapat terjadi?
Banyak hal yang bisa menyebabkan pori-pori menjadi besar. Bahkan tidak menggunakan sunscreen lalu terpapar matahari dengan durasi lama dan sering pun bisa menjadi penyebab pori-pori besar.
>>>Menurut Pakar Kesehatan (dr. Cecilia)<<<
>>>Menurut Pakar Kesehatan (dr. Cecilia)<<<
Saat seseorang terpapar matahari,kolagen dan elastisitas kulit akan mengalami penurunan. Hal ini akan mempengaruhi kerapatan pori-pori. Maka, penggunaan sunscreen sangat disarankan karena jika terlalu lama terpapar sinar matahari ditambah dengan radikal bebas kulit akan cepat mengalami penuaan dini. Dimana kerapatan pori-pori terganggu, akhirnya pori-pori akan nampak besar.
Selain tidak menggunakan sunscreen, penggunaan produk komedogenik jangka panjang dapat menyebabkan pori-pori nampak besar. Misalnya, produk kecantikan dengan silicon base apabila digunakan setiap hari dapat menyumbat pori-pori. Sehingga tubuh akan memberikan sinyal bahwa kulit terlalu kering, dorongan minyak yang tidak bisa keluar maksimal karena tertahan dengan produk tersebut akhirnya akan menimbulkan clogged pores. Apabila kejadian terus berulang dalam jangka waktu yang panjang, bukan tidak mungkin pori-pori akan nampak membesar.
Bagaimana cara mengatasi pori-pori besar?
Perlu diingat bahwa pori-pori bukan otot, Jadi pori-pori tidak memiliki kemampuan membesar dan mengecil. Yang sebenarnya adalah pori-pori hanya akan nampak kecil kalau keadaan pori-pori bersih dan akan nampak besar apabila pori-pori dalam keadaan kotor.
Kunci dari menampilkan pori-pori kecil adalah kulit yang bersih. Cara mendapatkannya adalah dengan membersihkan wajah dua kali sehari, melakukan exfoliasi maksimal tiga kali seminggu.
Setelah beres dengan membersihkan wajah, masuk kedalam tahap skin care. Gunakan acid/exfoliating toner dan tretinoin. tapi ingat ya, exfoliating dan tretinoin digunakan saat malam hari saja dan tidak lupa keesokan pagi harus menggunakan sunscreen saat beraktivitas di luar rumah.
Acid toner berfungsi membersihkan pori-pori dari komedo sedangkan tretinoin berkhasiat membuang sel kulit mati. Kemudian, gunakanlah moisturizer, karena acid toner dan tretinoin mempunyai efek kulit kering, pengelupasan kulit, kemerahan sampai rasa terbakar.
Penggunaan acid toner dan tretinoid secara bersamaan juga tidak disaran dilakukan setiap hari. Karena selain bisa menimbulkan iritasi pada kulit, juga dapat meningkatkan kecenderungan kulit menjadi sensitif.
Mari berbagi informasi ini ke semua orang yang membutuhkan? Yuk share melalui Facebook, Twitter atau Wa ... Semoga Bermanfaat.
Mari berbagi informasi ini ke semua orang yang membutuhkan? Yuk share melalui Facebook, Twitter atau Wa ... Semoga Bermanfaat.
Cara Mengatasi Pori Besar di Wajah atau Hidung
Reviewed by operator sekolah
on
Februari 12, 2020
Rating:
Reviewed by operator sekolah
on
Februari 12, 2020
Rating:

Tidak ada komentar: