Download PTK BAHASA INDONESIA KELAS III Penggunaan Media Gambar Seri

Kali ini kami bagikan contoh PTK (Penelitian Tindakan Kelas) untuk SD Kelas III Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan judul "Penggunaan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Paragraf Bahasa Indonesia".

Kami sajikan bab I sedang untuk Bab Selanjutnya jika anda butuh anda bisa kirim ke email saya yang tertera pada menu kontak kami. berikut ini contohnya : 

 

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Di dalam masyarakat modern seperti sekarang ini dikenal dua macam cara berkomunikasi, yaitu komunikasi secara langsung dan komunikasi secara tidak langsung. Kegiatan berbicara dan mendengarkan (menyimak) merupakan komunikasi secara langsung, sedangkan kegiatan menulis dan membaca merupakan komunikasi secara tidak langsung. Dalam berkomunikasi kita menggunakan keterampilan berbahasa yang telah kita miliki. Komunikasi akan berlangsung lancar atau tidak tergantung dari tingkat dan kualitas keterampilan berbahasa. Komunikasi tersebut dapat berlangsung secara lisan dan tulisan. Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional siswa dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Keterampilan menulis sebagai salah satu aspek dari empat keterampilan berbahasa yang diajarkan di sekolah. Keempat keterampilan tersebut adalah keterampilan menyimak (listening skill), keterampilan berbicara (speaking skill), keterampilan membaca (reading skill), dan keterampilan menulis (writing skill) yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Keterampilan menulis mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Dengan menulis seseorang dapat mengungkapkan pikiran dan gagasan untuk mencapai maksud dan tujuan. St. Y. Slamet (2007: 96) mengungkapkan bahwa “menulis bukan hanya melahirkan pikiran atau perasaan saja, melainkan juga merupakan pengungkapan ide, pengetahuan, ilmu, dan pengalaman hidup seseorang dalam bahasa tulis, oleh karena itu menulis bukanlah merupakan kegiatan yang sederhana dan tidak perlu dipelajari, tetapi justru dikuasai”. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menyatakan bahwa siswa hendaknya mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, dan pengetahuannya secara tertulis dan memiliki kegemaran menulis. Dalam belajar bahasa Indonesia meskipun sebagai bahasa ibu, para siswa mempunyai banyak kesulitan khususnya pada keterampilan menulis. Dikatakan bahwa menulis merupakan hal yang sulit karena menulis memerlukan penguasaan beberapa keterampilan, seperti tata bahasa yang tepat dan dapat diterima, sehingga hubungan antara kata-kata memerlukan mekanisme tanda baca, penulisan huruf besar, dan pemilihan kosa kata yang tepat sesuai dengan tema yang diajarkan serta sesuai dengan tingkat kesesuaian dalam menulis. Berdasarkan pengamatan dan pengalaman langsung yang dialami peneliti di SD Negeri ........... Kecamatan ........... saat pembelajaran bahasa Indonesia dapat diketahui bahwa keterampilan menulis siswa belum maksimal. Proses pembelajaran aspek menulis khususnya menulis paragraf kurang berhasil. Kurang maksimalnya keterampilan menulis paragraf siswa dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain: (1) siswa kurang memahami mekanisme tanda baca, penulisan, huruf besar, dan pemilihan kosakata yang baik (2) siswa kurang memahami tentang pengertian kata, kalimat, dan paragraf (3) siswa mengalami kesulitan dalam memulai menulis paragraf (4) kurangnya keterampilan guru dalam memanfaatkan dan menciptakan media yang baik, menarik, dan mendukung materi pembelajaran. Hal ini terlihat pada proses pembelajaran menulis siswa tidak menuliskannya dalam bentuk paragraf yang diinginkan melainkan setiap memulai menulis paragraf setiap awal kalimat diberi nomor. Selain itu berdasarkan pada nilai hasil belajar aspek menulis yang peneliti amati pada tahun semester pertama pembelajaran menulis rata-rata nilai yang dicapai kurang dari 70 yang merupakan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dari 23 siswa hanya sebanyak 4 siswa atau 17% siswa yang mendapat nilai sama dengan atau lebih dari 70. Sedangkan siswa yang mendapat nilai di bawah KKM sebanyak 19 anak atau 83%. Maka dapat dikatakan bahwa keterampilan berkomunikasi siswa kelas III SD Negeri ........... Kecamatan ........... masih relatif rendah. Anak sekolah dasar khususnya pada kelas rendah dalam perkembangannya masih memerlukan hal yang bersifat konkrit untuk membantu proses berpikirnya. Menurut Piaget dalam Darmiyati Zuchdi dan Budiasih (2001: 7) “periode perkembangan bahasa yang dilalui anak yaitu : (1) periode sensorimotor, mulai dari lahir sampai usia 2 tahun (2) periode pra operasional, usia 2 tahun sampai 7 tahun (3) periode operasional, usia 7 tahun sampai 11 tahun”. Pada periode sensorimotor anak mulai memanipulasi objek di lingkungan dan mulai membentuk konsep. Pada periode praoperasional anak memahami pikiran simbolik, tetapi belum dapat berpikir logis. Pada periode operasional anak dapat berpikir logis mengenai benda-benda konkrit. Gibson dan Levin (1992: 403) dalam Darmiyati Zuchdi et al ( 2001: 23) menyatakan bahwa “ada kesejajaran antara perkembangan keterampilan membaca dan menulis”. Pada umumnya penulis yang baik adalah pembaca yang baik, demikian juga sebaliknya. Proses menulis dekat dengan menggambar dalam hal keduanya mewakili simbol tertentu. Namun, menulis berbeda dengan menggambar, dan hal ini diketahui oleh anak ketika berumur sekitar 3 tahun. Untuk menghindari banyaknya kesalahan tata bahasa pada paragraf yang dibuat siswa, dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan menulis yang terbimbing dalam menulis paragraf singkat yaitu penggunaan strategi pembelajaran yang difokuskan pada teknik pemberian latihan-latihan dan bukan menggunakan pendekatan menulis bebas. Keterampilan menulis dapat dicapai melalui proses belajar dan berlatih. Belajar menulis yang baik memerlukan suatu metode. Salah satu metode yang dapat dipakai adalah dengan latihan yang lama dan terus menerus. Martin Peterson (2007: 1) dalam St. Y. Slamet (2007: 99) menyebutkan “latihan ini dapat efektif jika kita mengacu pada pengetahuan mengenai teknik dan prinsip penulisan yang bagus”. Menurut St. Y. Slamet (2007: 106) “menulis terbimbing dapat dilakukan dengan bantuan gambar dan kerangka karangan”. Dalam lingkup sederhana penyusunan kalimat berdasarkan kata-kata tertentu, penyusunan paragraf berdasarkan kalimat-kalimat termasuk menulis terbimbing Proses berpikir anak kelas rendah yang masih konkrit menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam membelajarkan siswa. Siswa memerlukan sesuatu untuk membantu proses berpikirnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan media dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran yang bermacam-macam menyebabkan guru harus selektif dalam memilih media pembelajaran yang akan digunakan. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemilihan media pembelajaran adalah materi pembelajaran. Hal tersebut dikarenakan setiap materi mempunyai karakteristik tersendiri yang turut menentukan dalam pemilihan media. Hidayati, Mujinem, Anwar Senen, (2008: 7.5) mengungkapkan bahwa “penggunaan media pada proses pembelajaran mutlak diperlukan karena media bukan lagi sekedar sebagai alat bantu, tetapi merupakan bagian integral dari sistem instruksional”. Salah satu media yang dapat menarik perhatian siswa dan dapat digunakan dalam keterampilan menulis adalah media gambar. Dengan media gambar dapat mengurangi kecenderungan verbalisme dan ketidaksiapan siswa serta dapat menumbuhkan minat siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Selain itu media juga dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Penggunaan media gambar seri peneliti anggap merupakan media yang paling tepat untuk memudahkan siswa dalam menulis paragraf. Dengan melihat gambar siswa dapat menarik isi kesimpulan dari gambar tersebut, kemudian dapat menguraikan dalam bentuk tulisan. Basuki Wibawa dan Farida Mukti (2001: 43) menyatakan “media gambar di samping mudah didapat, media ini juga mudah dimengerti dan dinikmati di mana-mana”. Media gambar dapat digunakan untuk memperkuat impresi, menambah fakta baru, dari suatu abstraksi Menurut Basuki Wibawa et al (2001: 42) “penggunaan media gambar seri dalam pembelajaran dapat berfungsi untuk (1) mengembangkan keterampilan visual (2) mengembangkan imajinasi anak (3) membantu meningkatkan penguasaan anak terhadap hal-hal yang abstrak, atau peristiwa yang tidak mungkin dihadirkan di dalam kelas, dan (4) mengembangkan kreativitas siswa. Maka dengan digunakannya media gambar seri diharapkan dapat memudahkan siswa dalam menulis paragraf, sehingga dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis paragraf. Bertolak dari kenyataan dan masalah tersebut, guna meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis terutama menulis paragraf, peneliti merasa perlu mengadakan penelitian dengan judul “Penggunaan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Paragraf Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas III SD Negeri ........... Kecamatan ........... Tahun Ajaran 2013/2014 ”. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas dapat di ambil dentifikasi masalah sebagai berikut: 1. Siswa kurang memahami mekanisme tanda baca, penulisan, huruf besar, dan pemilihan kosakata yang baik. 2. Siswa kurang memahami tentang pengertian kata, kalimat, dan paragraf. 3. Siswa mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pikiran, ide atau gagasan secara lisan maupun tertulis untuk memulai menulis suatu paragraf. 4. Kurangnya keterampilan guru dalam memanfaatkan dan menciptakan media pembelajaran yang baik, menarik, dan mendukung materi pembelajaran. C. Pembatasan Masalah Pembatasan masalah dimaksudkan agar permasalahan tidak keluar dari inti penelitian. Pembatasan masalah dalam penelitian ini memfokuskan pada penggunaan media gambar seri untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri ........... Kecamatan ........... D. Perumusan Masalah Berdasarkan pada identifikasi masalah dan pembatasan masalah di atas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: Apakah dengan menggunakan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri ........... Kecamatan ........... Tahun Ajaran 2013/2014 ? E. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf bahasa Indonesia dengan menggunakan media gambar seri pada siswa kelas III SD Negeri ........... Kecamatan ........... Tahun Ajaran 2013/2014 . F. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis a. Dengan digunakannya media gambar seri diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri ........... Kecamatan ........... Tahun Ajaran 2013/2014 . b. Sebagai dasar atau referensi untuk mengadakan penelitian selanjutnya. 2. Manfaat Praktis a. Bagi Guru Hasil penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru sebagai bahan masukan tentang penggunaan media gambar seri dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf. b. Bagi Siswa Bagi siswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf dan dapat mengembangkan paragraf dalam bentuk karangan sederhana dengan baik. c. Bagi Sekolah Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang bermanfaat bagi sekolah, terutama dalam rangka perbaikan proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan. Download Filenya disini Klik
Download PTK BAHASA INDONESIA KELAS III Penggunaan Media Gambar Seri Download PTK BAHASA INDONESIA KELAS III Penggunaan Media Gambar Seri Reviewed by operator sekolah on Desember 08, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.